Kanal kami: rizensia ~ HYPE ~ OTO

Tahun 2021, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Catatkan Laba Bersih Rp1,86 Triliun Tumbuh 62%

Capaian positif laba kotor dan laba usaha Perusahaan mendukung pencapaian laba bersih ANTAM tahun 2021 sebesar Rp1,86 triliun, tumbuh 62%.

Assalamu'allaikum....

Kinerja Tahun 2021 PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM)

rizensia - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dalam laporan keuangan yang dipublikasikan, telah pertumbuhan capaian kinerja Operasional dan Keuangan Perusahaan yang positif sepanjang tahun 2021. 

Pencapaian kinerja positif tersebut tidak terlepas dari upaya ANTAM untuk terus melakukan inovasi dalam bidang produksi dan penjualan dengan fokus pada peningkatan nilai tambah produk, optimalisasi tingkat produksi dan penjualan serta implementasi kebijakan strategis dalam pengelolaan biaya yang tepat dan efisien. 

Meski dalam keadaan yang belum normal akibat pandemi, namun perusahaan mampu menjaga performa profitabilitas Perusahaan tetap solid. Ini terlihat dari pertumbuhan ANTAM pada tahun 2021 secara umum mampu mncatatkan penjualan sebesar Rp38,44 triliun, tumbuh 40% year over year (YoY) jika dibandingkan pendapatan tahun 2020 sebesar Rp27,37 triliun. 

Kemudian, ANTAM juga melakukan upaya pengelolaan biaya beban pokok penjualan dan usaha yang optimal, sehingga laba kotor Perusahaan tumbuh 42% YoY pada tahun 2021 dengan capaian laba kotor sebesar Rp6,36 triliun. 

Sementara laba usaha ANTAM pada tahun 2021 tercatat Rp2,74 triliun, naik 35% dibandingkan laba usaha tahun 2020 sebesar Rp2,03 triliun. Capaian positif laba kotor dan laba usaha Perusahaan mendukung pencapaian laba bersih ANTAM tahun 2021 sebesar Rp1,86 triliun, tumbuh 62% jika dibandingkan laba bersih pada periode 2020 sebesar Rp1,15 triliun.   

Implementasi strategi operasional yang tepat mendukung pertumbuhan profitabilitas seluruh segmen operasi utama ANTAM yang berbasis pada komoditas nikel, emas, dan bauksit. Hal tersebut tercermin pada posisi arus kas bersih perusahaan yang diperoleh dari aktivitas operasi pada tahun 2021 sebesar Rp5,04 triliun, tumbuh signifikan dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp2,22 triliun. 

Pertumbuhan arus kas bersih dari aktivitas operasi tersebut memperkokoh kenaikan bersih kas dan setara kas yang berhasil ANTAM hasilkan selama tahun 2021 sebesar Rp1,09 triliun, atau meningkat 152% dibandingkan kenaikan bersih selama tahun 2020 sebesar Rp432,84 milyar. Hal tersebut memperkokoh struktur keuangan ANTAM yang tercermin dari saldo kas dan setara kas pada akhir tahun 2021 sebesar Rp5,09 triliun.

Penguatan struktur keuangan ANTAM pada tahun 2021, tercermin pula dari penurunan posisi liabilitas Perusahaan. Tercatat sepanjang tahun 2021, Perusahaan mampu menurunkan tingkat liabilitas hutang berbunga yang terdiri dari pinjaman bank jangka pendek, hutang obligasi, dan pinjaman investasi (jangka pendek & panjang) sebesar total Rp1,72 triliun. Tingkat pinjaman ber-bunga ANTAM pada akhir tahun 2021 mencapai Rp5,87 triliun, turun 33% dari posisi pinjaman pada periode yang sama tahun 2020 sebesar Rp7,59 triliun.      

Apresiasi atas pengelolaan kinerja keuangan ANTAM yang baik tercermin pula dari pencapaian corporate credit rating S&P Global ANTAM tahun 2021 dengan rating “B+/outlook stable”, serta dapat mempertahankan peringkat Korporasi dan Obligasi Bekerlanjutan I Tahun 2011 yang dilakukan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) dengan rating “idA/outlook stable”.

Email: [email protected]

Posting Komentar

Berikan komentar terbaikmu!




© 2015 - rizensia| All rights reserved.
Sahabat Investasi Kamu!
Dukung!