Kanal kami: rizensia ~ HYPE ~ OTO

Selain BFI Finance, Emiten-emiten Ini Pernah Tender Offer Saham Secara Sukarela

Selain BFI Finance Indonesia yang akan melakukan tender offer saham secara sukarela, ternyata ada beberapa emiten yang telah melakukan hal serupa

 Assalamu'allaikum....

Tender Offer Sukarela
Tender Offer Sukarela

rizensia - Awal tahun 2022 ini, pemegang saham mayoritas dari PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) yakni Trinugraha Capital & Co SCA akan melakukan aksi tender offer pada saham multifinance tersebut. 

Hal ini dilakukan akibat adanya aksi korporasi didalam tubuh Trinugraha Capital, dimana beberapa investor termasuk Jerry NG pemilik Bank Jago akan menjadi pemegang saham baru di Trinugraha.

Nantinya Trinugraha akan melakukan penawaran tender sukarela kepada pemegang saham publik, mereka akan menawarkan harga pembelian kembali di harga Rp 1.200 per lembar saham. Dengan target saham yang harus ditebus sebanyak 9,13 miliar saham atau setara 57,19 persen saham termaksud yang dimiliki oleh investor publik.

Baca Juga: Mengenal Proses Tender Offer, Pada Saham

Adapun periode penawaran tender sukarela dari BFI Finance akan dilakukan pada 22 Februari hingga 23 Maret 2022 dan pembayaran tender offer akan dilakukan pada tanggal 4 April 2022.

Setelah penawaran tender offer, Trinugraha Capital dan BFI Finance memiliki tiga rencana besar. Pertama, mengarahkan bisnis BFI Finance kembali ke level prapandemi Covid-19. Tetap menekankan kehati-hatian terutama kualitas aset di tengah kondisi menantang.

Kedua, memanfaatkan keahlian dan pengetahuan lokal BFI Finance untuk membangun pertumbuhan berkelanjutan dalam bisnis pembiayaan konsumen inti. 

Ketiga, berinvestasi pada transformasi bisnis, dan menerapkan teknologi digital dalam mengoptimalkan operasi. Tujuannya, melayani klien dengan lebih baik, dan memperkuat daya saing untuk jangka panjang.

Selain BFI Finance Indonesia yang melakukan tender offer saham secara sukarela, ternyata ada beberapa emiten yang telah melakukan hal serupa yaitu tender offer secara sukarela. Berikut ini kami bagikan:

SRTG Tender Offer Sukarela Saham MPMX tahun 2019

PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) pernah melakukan tender offer secara sukarela pada saham PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX). Ini terjadi pada awal tahun 2019.

Dimana pada saat itu SRTG selaku pemegang saham 48,62 persen saham MPMX akan melakukan penawaran tender secara sukarela. SRTG menawarkan 446.296.328 lembar atau hanya 10 persen saham MPMX seharga Rp 950 per saham.

Harga tender offer sukarela yang dilakukan oleh SRTG bagi pemilik saham MPMX ketika itu, berada diharga 18 persen di atas harga penutupan dan sebesar 7,53 persen di atas rata-rata harga perdagangan tertinggi dalam 90 hari transaksi terakhir.

Ketika itu alasan SRTG melakukan tender karena mereka bertujuan ingin meningkatkan nilai investasi disektor konsumen, dan mereka menilai MPMX berpotensi berkembang di masa depan.

Auric Tender Offer Sukarela Saham LPPF tahun 2021

Ketika itu pemegang saham baru dari PT Matahari Departemen Store Tbk (LPPF) yakni Auric Digital Retail Pte Ltd (BidCo) ingin menjadi pengendali LPPF, maka mereka menyodorkan tawaran tender offer sukarela sebanyak 1,05 miliar saham LPPF.

Jumlah penawaran tender sukarela itu setara 40% dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh LPPF. Ketika itu tanggal 4 Juni 2021, Auric  Digital menawarkan harga penawaran tender sukarela saham LPPF senilai 1.530 per lembar saham atau bernilai Rp 1.61 triliun.

Auric Digital sendiri sebelum menawarkan aksi tender sudah memiliki 500 saham LPPF. Auric Digital lalu membeli 139,82 juta saham LPPF dari Greater Universal Limited dan 125,98 juta saham dari OUE Investments Pte. Ltd. Saham-saham tersebut mewakili 10,12% dari seluruh saham LPPF. 

Kemudian dalam proyeksi Auric, Pasca penawaran tender sukarela dan pembelian saham, Auric Digital memiliki 1,32 miliar saham atau 50,12 persen saham LPPF. Sekaligus akan membuat Auric Digital menjadi pengendali LPPF. Adapun pelaksanaan tender offer sukarela ini akan dilakukan dalam jangka waktu 30 hari setelah dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Namun setelah terjadinya penawaran tender offer sukarela pada priode penawaran 4 Juni sampai dengan 3 Juli 2021. Saham LPPF yang dimiliki Auric sebesar 840.776.696 lembar saham perseroan atau setara dengan 32 persen dari total modal ditempatkan dan disetor perseroan. Meski begitu, Auric tetap menjadi pemegang saham mayoritas dari LPPF yang baru ketika itu.

PT Kresna Aji Sembada Tender Offer Sekarela Saham SCBD tahun 2020

Pada tanggal 12 Februari sampai dengan 12 Maret 2020, PT Kresna Aji Sembada resmi melakukan penawaran tender offer secara sukarela kepada saham PT Danayasa Arthatama Tbk (SCBD). Saham yang dieksekusi ketika itu sebesar 2.129.500 lembar saham atau 0,07 persen dari total saham SCBD.

Harga saham yang ditawarkan ketika itu Rp 5.565 per lembar saham, padahal harga saham SCBD terakhir diperdagangkan pada 5 Juli 2017 sebesar Rp 2.700 per lembar saham, sehingga Kresna Aji harus mengeluarkan dana Rp 11,85 miliar pada aksi tender offer sukarela tersebut.

Adapun tujuan dari tender offer ini untuk mendelisting saham SCBD dari pasar modal.

British American Tobacco Tender Offer Sukarela Saham RMBA tahun 2022

PT Bentoel Internasional Investama Tbk (RMBA) saat ini masih dalam tahap penawaran tender offer saham. British American Tobacco (BAT PCA) Limited sebagai pemegang saham mayoritas, akan mendelisting saham RMBA dari Bursa Efek Indonesia.

Mereka melakukan penawaran pertama pada 1 November sampai dengan 30 November 2021. Hingga 26 November 2021 pukul 15.00 WIB, telah diterima 481 penawaran, yang mewakili 2.702.716.273  saham atau setara dengan 98,7 persen dari saham publik RMBA sebesar 2.738.398.448  yang merupakan obyek dalam Penawaran Tender ini.

Kemudian BAT PCA memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu penawaran tender atas saham-saham RMBA. Perpanjangan ini dilakukan selama 31 hari terhitung sejak tanggal 1 Desember sampai dengan 31 Desember 2021. Dan untuk periode pembayaran kepada saham publik yang telah menawarkan tender perpanjangan dilakukan pada 11 January 2022.

Itulah beberapa emiten yang melakukan tender offer secara sukarela. Artikel ini kami buat sebagai pembelajaran untuk melihat peluang dari aksi tender offer sukarela yang dilakukan oleh emiten-emiten pasar modal dikemudian hari.

Semoga artikel ini bermanfaat...

Source:
1.http://www.emitennews.com/news/boy-thohir-jerry-ng-tender-offer-saham-bfi-finance-bfin-rp1096-triliun-cek-detailnya
2. https://hpfinancials.co.id/news/Saratoga-Dapat-Tambahan-160-Juta-Saham-Mpmx-Dari-Tender-Offer-Sukarela
3. https://www.indopremier.com/ipotnews/newsDetail.php?jdl=Tender_Sukarela_Batal__Delisting_SCBD_Tertunda
4. https://www.cnbcindonesia.com/market/20210719081714-17-261887/resmi-auric-asal-singapura-jadi-pengendali-peritel-matahari
5. https://www.liputan6.com/saham/read/4727413/penawaran-tender-atas-saham-bentoel-diperpanjang-hingga-31-desember-2021

Email: [email protected]

Posting Komentar

Berikan komentar terbaikmu!




© 2015 - rizensia| All rights reserved.
Sahabat Investasi Kamu!
Dukung!