Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

BTPN Syariah Apakah BUMN?

 Assalamu'allaikum....

rizensia - Pada pertengan tahun 2020, dunia perbankan syariah dihebokan dengan niat dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam hal ini Bapak Menteri Erick Tohir yang mau menggabungkan anak usaha Bank Syariah milik Bank BUMN.

Ilustrasi. Foto via Loker Medan

Dimana dalam rencana ini Pak Erick Tohir akan memergerkan bank syariah seperti PT Bank BRI Syariah Tbk, PT Bank Syariah Mandiri, PT Bank BNI Syariah dan Unit Usaha Syariah yakni Bank BTN Syariah.

Dari rencana ini, nantinya akan melahirkan satu bank syariah baru dengan total aset sebesar Rp 207 triliun.

"Kita coba sedang kaji bank-bank syariah kita ini nanti semua kita coba mergerin. Insya Allah Februari tahun depan jadi satu. Bank Syariah Mandiri, BNI, dan BRI," kata Erick Thohir, Kamis (2/7/2020) dikutip dari CNBC Indonesia.

Nah, ternyata dari rencana Menteri Erick Tohir menjadi sentimen positif bagi pasar modal, hal ini terlihat dari grafik kenaikan harga dari saham bank syariah BUMN yakni PT Bank BRI Syariah Tbk. Dimana dari harga saham dikisaran Rp200 rupiah naik ke level Rp900 rupiah, hal ini pun diikuti oleh bank syariah lain yang telah go public yakni PT Bank BTPN Syariah Tbk dimana harga sahamnya pun ikut-ikutan naik.

Tak sedikit investor yang mengirah bahwa PT Bank BTPN Syariah Tbk adalah bagian dari bank syariah BUMN, akan tetapi anggapan itu salah besar, karena bank ini adalah anak perusahaan dari PT Bank BTPN Tbk dengan kepemilikan saham 70% dan merupakan bank syariah ke 12 di Indonesia.

Bank BTPN sendiri adalah anak perusahaan dari Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) Group dengan kepemilikan saham sebesar 92.43%, dikuti oleh Publik sebesar 5.23%, Bank BCA dan BNI masing-masing memiliki jumlah saham sebesar 1.02% dan 0.15%.


Posting Komentar untuk "BTPN Syariah Apakah BUMN?"

Subscribe