Kanal kami: rizensia ~ HYPE ~ OTO

Mau IPO, Begini Prospek Saham PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN)

Satu lagi perusahaan yang berkecimpung diusaha kelapa sawit melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di BEI

 Assalamu'allaikum....

PT Teladan Prima Agro Tbk

rizensia - Satu lagi perusahaan yang berkecimpung diusaha kelapa sawit melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia. Calon emiten tersebut adalah PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN).

Memakai nama Teladan mengingatkan pada salah satu pemegang saham pengendali di PT Indika Energy Tbk (INDY) yakni PT Teladan Resouces, sepertinya mempunyai keterkaitan kepemilikan saham yang sama antara kedua emiten.

Berikut ini kami bagikan informasi mengenai Teladan Prima Agro yang dikutip dari prospektus mereka.

Profil PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN)

PT Teladan Prima Agro Tbk merupakan induk perusahaan dari 8 entitas anak yang bergerak dalam sektor perkebunan dan pengolahan kelapa sawit serta 1 entitas anak yang berorientasi pada energi terbarukan. Perseroan memulai operasi perkebunan pertamanya pada tahun 2004 melalui salah satu entitas anak yaitu PT Tanjung Buyu Perkasa Plantation.

TLDN mengelola 13 perkebunan kelapa sawit secara kolektif dengan total luas 60.468 Ha area tertanam dan mengoperasikan 6 pabrik kelapa sawit dengan kapasitas olah sebesar 310 ton TBS per jam. Enitas anak TLDN memproduksi minyak sawit mentah (CPO) dan inti sawit (PK) berkualitas tinggi.

Seluruh perkebunan dan pabrik kelapa sawit secara strategis berlokasi di Provinsi Kalimantan Timur, khususnya di Kabupaten Berau, Kutai Timur, Kutai Kartanegara dan Paser. TPA dikelilingi oleh refinery minyak kelapa sawit berskala besar dan telah membangun hubungan yang kuat dengan industri hilir di Indonesia selama bertahun-tahun.

Penawaran Saham TLDN

TLDN nantinya akan menerbitkan saham baru sebanyak-banyaknya 2.193.294.529 atau 2,19 miliar lembar saham, ini bernilai nominal Rp100 dengan presentasi 15% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum.

Sementara itu harga saham yang ditawarkan dalam proses IPO ini berada direntang harga Rp520 - Rp600 per lembar saham, dengan nilai dana yang akan dihimpun sebanyak Rp1.315.976.717.400 atau Rp1,3 triliun.

Selain itu, TLDN juga akan melakukan program MESOP dengan jumlah sebanyak-banyaknya sebesar 1% saham dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum perdana saham atau 146.219.635 atau 146 juta lembar saham.

Dalam penawaran ini PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN) menggandeng PT BNI Sekuritas (NI) dan PT CGS_CIMB Sekuritas Indonesia (YU/C3) sebagai penjamin emisi.

Rencana Penggunaan Dana TLDN

Adapun dalam prospektus yang dipublikasikan, dana yang didapatkan dari hasil penawaran  umum saham setalah dikurangi biaya-biaya emisi:

Dimana sekitar 69% akan digunakan untuk perseroan dengan rincian sebagai berikut:
  • 23% dana digunakan TLDN sebagai belanja modal dan akusisi perusahaan
  • Sekitar 46% akan digunakan Perseroan untuk pembayaran dipercepat sebagain pokok hutang bank perusahaan.
Kemudian, sekitar 31% akan digunakan untuk Perusahaan Anak, dimana 19% diantaranya diperuntukkan pada PT Telen Prima Sawit untuk pembangunan fasilitas pabrik pengolahan inti sawit dan 14% digunakan untuk pembayaran dipercepat sebagain pokok hutang bank.

Sekitar 4% dana akan dialokasikan kepada PT Daya Lestari, yang selanjutnya akan digunakan untuk belanja modal untuk pembangunan biogas power plant/pembangkit listrik tenaga biogas. 

Sementara itu, 1% dana hasil IPO akan dilakukan penyetoran modal kepada PT Multi Jayantara Abadi, yang selanjutnya akan digunakan untuk pembayaran dipercepat sebagain pokok hutang bank.

Terakhir, sebanyak 7% dana IPO Teladan Prima Agro untuk penyetoran modal kepada PT Cahaya Anugerah Plantation, yang selanjutnya akan digunakan untuk pembayaran dipercepat sebagain pokok hutang bank.

Kinerja Keuangan TLDN

Kinerja keuangan TLDN selama 9 bulan yang berakhir pada 30 September 2021, dimana pendapatan perseroan meningkat 16,51% dengan nilai Rp2 triliun dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2020 tercatat sebesar Rp1,7 triliun. Peningkatan laba ini akibat meningkatnya harga CPO dan PK masing-masing sebesar 26% dan 73%.  

Sementara itu, beban pokok pendapatan selama 9 bulan per 30 September 2021 tercatat sebesar Rp1,27 triliun, menurun sebesar 1,51% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2020 tercatat sebesar Rp1,29 triliun.

Laba bruto dalam jangka 9 bulan tercatat sebesar Rp762 miliar ditahun 2021, atau meningkat sebesar 68,09% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2020 sebesar Rp453 miliar. Untuk laba usaha TLDN juga mampu mencatatkan peningkatan sebesar 135,63% dengan nilai Rp572 miliar di tahun 2021 dan Rp243 miliar di tahun 2020.

Adapun laba periode berjalan untuk jangka 9 bulan, dimana TLDN mampu mencatatkan laba sebesar Rp268 miliar ditahun 2021 meningkat 971,75%, jika dibandingkan periode 9 bulan tahun 2020 sebesar Rp25 miliar. Naiknya laba bersih perseroan ini disebabkan  peningkatan pendapatan dan adanya penurunan beban pokok perusahaan.

Prospek Usaha Dari TLDN

Secara prospek, usaha yang digeluti oleh PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN) begitu menjanjikan. Ini karena produk yang dihasilkan seperti CPO dan palm kernel oil (PKO) setiap tahunnya permitaannya terus meningkat. 

Berdasarkan penelitian LMC International, bahwa permintaan CPO pada tahun 2035 meningkat 2,1% secara rata-rata global dengan detail 2,5% di Indonesia dan 1,4% di Malaysia. Sementara itu, permintaan PKO juga akan meningkat 1,9% secara global. 2,6% di Indonesia dan 1,8% di Malaysia.

Kemudian peralihan bahan bakar yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia, dimana berencana menggencarkan produksi biofuel dan meningkatkan kandungan CPO-nya sebagai upaya dalam memenuhi target emisi karbon.

Jadwal Penawaran Saham TLDN

Keterangan Tanggal
Perkiraan Masa Penawaran Awal 17-25 Maret 2022
Perkiraan tanggal Efektif 31 Maret 2022
Perkiraan Masa Penawaran Umum Perdana Saham 4-7 April 2022
Perkiraan Tanggal Penjatahan 7 April 2022
Perkiraan Tanggal Distribusi Saham Secara Elektronik 8 April 2022
Perkiraan Tanggal Pencatatan Pada Bursa Efek Indonesia 11 April 2022

Semoga bermanfaat...

Email: [email protected]

Posting Komentar

Berikan komentar terbaikmu!




© 2015 - rizensia| All rights reserved.
Sahabat Investasi Kamu!
Dukung!