Kanal kami: rizensia ~ HYPE ~ OTO

Omicron Menyerang! Emiten Rumah Sakit Ramai-ramai Buyback Saham

Ditengah lonjakan kasus omicron, dalam rentan waktu bulan Januari sampai dengan Februari terdapat tiga emiten rumah sakit yang melakukan aksi buyback

Assalamu'allaikum...

Buyback Saham Emiten Rumah Sakit
Buyback Saham Emiten Rumah Sakit

rizensia - Ditengah lonjakan kasus omicron, dalam rentan waktu bulan Januari sampai dengan Februari terdapat tiga emiten rumah sakit yang melakukan aksi buyback saham mereka di pasar modal. Emiten-emiten tersebut adalah PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), PT Royal Prima Tbk (PRIM) dan PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA).

Baca Juga: Daftar Saham Emiten Rumah Sakit, Lengkap Beserta Kode Bursa

Setidaknya ketiga emiten ini telah menyiapkan dana taktis yang bersumber dari kas internal mereka masing-masing. 

HEAL Siapkan Dana Rp100 miliar Untuk Buyback

PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) telah menyiapkan dana Rp100 miliar untuk melakukan aksi buyback saham dengan target saham paling banyak adalah 80 juta lembar.

HEAL sendiri membatasi harga pembelian kembali dengan maksimum di harga Rp1.450 per lembar saham. Jangka waktu pelaksanaanya pun telah usai yakni 12 - 26 Januari 2022.

PRIM Siapkan Dana Rp10 miliar Untuk Buyback

Di akhir bulan Januari PT Royal Prima Tbk (PRIM) mulai melaksanakan aksi untuk buyback saham, pemeblian kembali saham ini dilaksanakan secara bertahap dengan perkiraan periode 28 Januari sampai 28 Maret 2022.

Adapun dana yang dipersiapkan oleh emiten rumah sakit ini sebesar Rp10 miliar, dengan target jumlah saham tidak melebihi 20% dari jumlah modal disetor.

Royal Prima menyebutkan bahwa buyback saham akan dilakukan di harga yang dianggap baik dan wajar oleh dengan memperhatikan peraturan yang berlaku.

MIKA Siapkan Dana Rp500 miliar Untuk Buyback

Sementara itu PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) pada awal bulan Februari 2022 menyatakan untuk melakukan aksi yang sama yakni Buyback saham. Dana yang mereka persiapkan maksimal Rp500 miliar, dengan target saham yang dibeli kembali maksimum 200 juta lembar.

Untuk periode pembelian saham ini digelar mulai 11 Februari hingga 10 Mei 2022. Untuk target harga pembelian saham dipasar maksimum Rp2.500 per lembar saham.

Bagaimana menurutmu?

Email: [email protected]

Posting Komentar

Berikan komentar terbaikmu!




© 2015 - rizensia| All rights reserved.
Sahabat Investasi Kamu!
Dukung!