Kanal kami: rizensia ~ HYPE ~ OTO

Apa Yang Dimaksud Buyback Saham, Tujuan, Keuntungan, dan Skemanya

Ketika harga saham perusahaan tak menunjukan harga yang semestinya, biasanya pihak perusahaan akan melakukan buyback sebagai solusinya.

Assalamu'allaikum....

Buyback Saham
Buyback Saham

rizensia - Ketika harga saham perusahaan tak menunjukan harga yang semestinya, biasanya pihak perusahaan akan melakukan buyback sebagai solusinya. Lantas apa yang dimaksud dengan buyback saham?

Berikut kami jelaskan beserta tujuan, keuntungan, dan skemanya.

Apa Yang Dimaksud Buyback Saham?

Bagi investor pemula mungkin masih bingung tentang aksi buyback saham yang dilakukan oleh emiten, karena akan muncul banyak pertanyaan dibenak investor pemula "Untuk apa perusahaan melakukan buyback saham?" atau "Apakah mereka akan Go Private atau bagaimana?".

Pada dasarnya, buyback saham adalah merupakan aksi pembelian kembali saham oleh emiten atas saham mereka yang beredar di publik (Outstanding share). Hal ini dilakukan untuk menstabilkan nilai saham perusahaan.

Tujuan Perusahaan Melakukan Buyback Saham

Meningkatkan Rasio Keuangan

Seringkali kegiatan buyback saham dilakukan sebagai alasan perusahaan untuk meningkatkan rasio keuangan.

Hal ini berpengaruh terhadap semakin sedikitnya saham yang telah beredar dibandingkan jumlah buyback. Semakin sedikit peredaran saham di pasar, maka rasio earning per share (EPR) akan semakin meningkat.

Untuk Menghindari Penurunan Harga

Misal, sebuah perusahaan memiliki kepemilikan saham investor publik sebesar 30 persen, dan pemegang saham utama/pengendali 70 persen. Suatu ketika, harga saham perusahaan itu mengalami penurunan terus menerus. Nah, untuk menstabilkan harga, maka perusahaan akan mengurangi kepemilikan publik atau saham yang bisa diperdagangkan.

Nantinya, setelah mengurangi saham yang beredar (diperdagangkan), harapan pihak emiten 'jumlah permitaan akan tetap atau bahkan meningkat'. Sehingga perbandingan dari jumlah permintaan itu akan lebih besar dari jumlah saham yang beredar. Dengan begitu, harga saham akan naik dengan sendirinya.

Setelah melakukan aksi buyback, emiten akan memiliki saham treasury stock yang bisa digunakan oleh perusahaan untuk apapun. Seperti bisa disimpan, bisa dijual kembali, dijadikan sebagai bonus saham ke karyawan, atau dihapuskan sesuai dengan kebijakan perusahaan terapkan.

Mempersiapkan Cadangan Modal

Kemudian tujuan lainnya dari buyback saham adalah mempersiapkan cadangan modal bagi perusahaan dikemudian hari (Investasi). Dari aksi buyback saham, nantinya akan menghasilkan treasury stock yang mana saham tipe ini bisa disimpan oleh pihak perusahaan.

Nanti suatu waktu, perusahaan membutuhkan dana dan harga saham perusahaan berada diatas harga pembelian, maka perusahaan akan melepas saham treasury tersebut. Dari sini perusahaan berpotensi mendapatkan capital gain.

Keuntungan Melakukan Buyback Saham Bagi Investor

Pembelian kembali saham yang beredar menjadi suatu cara melakukan manajemen terhadap modal perusahaan. Didalam pelaksanaannya seringkali memiliki arti yang baik bagi para pemegang saham emiten yang melakukan buyback.

Aksi buyback yang dilakukan perusahaan menjadi gambaran untuk kamu, sebagai pertimbangan mengambil keuntungan dari aksi ini. 

Ketika sebuah perusahaan membeli kembali sahamnya, maka jumlah saham beredar pun akan turun, dan laba per saham akan naik.

Apabila kamu sebagai pemegang saham tidak ingin menjual kepemilikan saham, maka itu artinya kamu memiliki persentase kepemilikan saham perusahaan yang lebih besar dan EPS yang dihasilkan lebih tinggi.

Akan tetapi, bagi kamu yang memutuskan untuk menjual saham yang dimiliki, maka kamu dapat menjual saham sesuai dengan harga yang diinginkan.

Buyback bagi investor adalah sebuah informasi bahwa perusahaan memiliki akses ke kelebihan uang tunai. Artinya, perusahaan tidak memiliki masalah terkait arus kas dan investor merasa aman mengetahui bahwa perusahaan telah menggunakan kas tersebut untuk berinvestasi pada sahamnya daripada berinvestasi pada aset lain.

Skema Perusahaan Dalam Melakukan Buyback Saham

Untuk mengetahui langkah perusahaan dalam melakukan buyback saham. Berikut 2 cara yang bisa dilakukan perusahaan, yaitu:
  • Melalui Open Market
Cara ini berarti membeli kembali saham di open market dengan harga yang sebelumnya telah disesuaikan di pasar reguler. Jika melakukan buyback saham di open market, maka perusahaan tidak akan mengalami kerugian terlalu besar.
 
Adanya transaksi buyback saham di pasar reguler, umumnya membuat harga meningkat tinggi. Hal itu disebabkan, pengumuman atau rumor dari kegiatan buyback mampu melipatgandakan jumlah permintaan yang ada di pasar reguler.

  • Melalui Tender Offer

Cara selanjutnya adalah tender offer, yaitu perusahaan dapat melakukan buyback dengan cara menawarkan sahamnya kepada pemegang saham dengan harga tertentu. Harga saham yang ditawarkan biasanya akan ditentukan oleh perusahaan dan hampir seringkali lebih tinggi daripada harga di pasar reguler.

Bagi para investor yang ingin mengikuti tender offer tersebut, mereka dapat mengajukan diri dan menentukan jumlah saham yang ingin dibeli. Harga dari jumlah saham tersebut harus sesuai dengan ekspektasi mereka.

Buyback saham pada dasarnya mempunyai tujuan dan dampak yang positif, baik itu bagi perusahaan dan pemegang saham.

Pertanyaan yang Sering Dikepoin, Tentang Buyback Saham:

Apa Yang Dimaksud Buyback Saham?

Pada dasarnya, buyback saham adalah merupakan aksi pembelian kembali saham oleh emiten atas saham mereka yang beredar di publik (Outstanding share). Hal ini dilakukan untuk menstabilkan nilai saham perusahaan.

Apa Efek Buyback Saham?

Berpengaruh terhadap semakin sedikitnya saham yang telah beredar,sehingga rasio earning per share (EPR) akan semakin meningkat.

Apa Itu Saham Treasuri?

Saham treasuri merupakan saham yang dibeli kembali oleh perusahaan tercatat dalam aksi buyback saham.

Refrensi:
https://bit.ly/3JnrRnP
https://bit.ly/3JhMfqq
https://bit.ly/3JnrTvX

Email: [email protected]

Posting Komentar

Berikan komentar terbaikmu!




© 2015 - rizensia| All rights reserved.
Sahabat Investasi Kamu!
Dukung!