Kanal kami: rizensia ~ HYPE ~ OTO

Mengenal Pasar Uang, Lengkap Beserta Instrumen Investasinya

Pasar uang atau money market merupakan mekanisme atau tempat terjadinya transaksi antara pemilik modal (investor) dan perusahaan (emiten)

 Assalamu'allaikum...

Pasar Uang. Foto via Google Image

rizensia - Punya dana ngangur? Mau berinvestasi saham? Tapi takut akan resiko yang ada di saham? dan sekarang kamu lagi mencari alternatif lain sebagai tempat untuk berinvestasi? Nah, mungkin jawabannya adalah berinvestasi melalui pasar uang!

Pada dasarnya pasar keuangan mempunyai dua jenis pasar yakni pasar modal dan pasar uang. Dari kedua pasar ini pasar modal menjanjikan retrun yang lebih tinggi ketimbang pasar uang, akan tetapi pasar uang lebih memberikan retrun yang lebih pasti dan stabil, dengan resiko yang lebih kecil tentunya.

Diartikel ini kami akan menjelaskan tentang pengertian pasar uang, manfaat pasar uang, resiko pasar uang, dan instrumen-instrumen investasinya. Yuk, Baca selengkapnya dibawah ini!

Pengertian Pasar Uang

Seperti dikutip dari berbagai sumber, bahwa pasar uang atau money market merupakan mekanisme atau tempat terjadinya transaksi antara pemilik modal (investor) dan perusahaan (emiten) penerima modal, dimana uang sebagai obyek transaksinya.

Jadi mekanisme pasar uang seperti ini, dimana investor memberikan sejumlah uang pada emiten. Kemudian sebagai pertukarann, emiten juga berjanji akan mengembalikan uang tersebut plus bunganya dalam priode waktu tertentu.

Kemudian jangka waktu peminjaman di pasar uang cenderung pendek, mulai dari satu hari dan maksimal satu tahun. Jika waktu peminjaman diluar dari itu, maka akan digolongkan sebagai pasar hutang. Transaksi pasar uang sendiri bisa dilakukan secara langsung atau melalui perantara/broker.

Lalu, pasar uang juga dibedakan menjadi dua jenis dilihat dari jenis mata uangnya seperti pasar domestik dan pasar valuta asing.

Manfaat Pasar Uang

Manfaat pasar uang cukup banyak salah satunya bagi perusahaan yang membutuhkan sejumlah dana untuk ekspansi, maka keberadaan pasar uang bisa berfungsi sebagai sumber pembiayaan.

Lalu, sebagai investor asing, ketika ia menanamkan modal di Indonesia, maka pasar uang bisa menjadi fasilitator serta mediator dalam menyalurkan pinjaman jangka pendek. Pasar uang juga menjadi tempat perdagangan surat-surat berharga dengan jangka waktu pendek.

Dan terakhir sebagai sarana menghimpun dana dari masyarakat lokal sekaligus menjadi alat untuk menawarkan investasi berupa Surat Berharga Pasar Uang dan Sertifikat Bank Indonesia kepada masyarakat. 

Resiko Pasar Uang

Sebelum masuk ke pasar uang, terlebih dahulu harus memahami tentang resiko yang harus ditanggung oleh investor.

  • Resiko pertama adalah gagal bayar, ini terjadi ketika pihak yang mendapatkan modal dari investor tak mampu melakukan pembayara saat tagihan jatu tempo.
  • Kedua yaitu penanaman kembali, ini resiko yang diakibatkan oleh proses pengalihan investasi.
  • Resiko fundamental merupakan resiko yang disebabkan oleh perubahan kebijakan pemerintah, monoter, fiskal dan kondisi makro ekonomi.
  • Resiko pasar, ini disebabkan oleh pergerakan nilai tukar, fluktuasi harga, dan suku bunga.
  • Terakhir resiko yang disebabkan oleh situasi sosial politik serta bencana alam.

Instrumen-instrumen Investasi Di Pasar Uang

Sertifikat Bank Indonesia (SBI)

Sertifikat Bank Indonesia adalah surat berharga yang dikeluarkan Bank Indonesia sebagai pengakuan utang berjangka 1-3 bulan dengan sistem bunga untuk imbalannya. Selain itu SBI digunakan oleh Bank Indonesia dalam mengontrol kestabilan nilai rupiah. Lewat penjualan SBI Bank Indonesia bisa menyerap kelebihan uang primer yang beredar.

Surat Berharga Pasar Uang (SBPU)

SBPU merupakan surat berharga yang diterbitkan bank yang ditandatngani nasabah sebagai surat jaminan pelunasan utang.

Call Money

Call money merupakan kredit atau pinjaman uang antar-bank, yakni transaksi untuk menyerahkan sejumlah kelebihan dana dari suatu bank kepada bank yang lain. Adapun bank yang menerima dana sedang 'kalah kliring'*. 

*Kalah kliring artinya sebuah bank sedang kekurangan dana untuk membayar kepada nasabahnya.

Serifikat Deposito

Sertifikat deposito yakni surat berharga yang dikeluarkan oleh bank dalam nilai nominal tertentu.

Treasury Bills

Instrumen pasar uang yang sering disebut T-Bills ini adalah sejenis surat obligasi yang dikeluarkan oleh pemerintah dengan jangka waktu jatuh tempo cukup pendek. 

Commercial Paper

Surat berharga komersial atau Commercial paper adalah sekuritas dalam pasar uang yang diterbitkan oleh bank berkapitalisasi besar serta perusahaan. Biasanya instrumen ini tidak digunakan sebagai investasi jangka panjang melainkan hanya sebagai pembelian inventaris atau untuk pengelolaan modal kerja. Dimana biasanya pula instrumen ini dibeli oleh lembaga keuangan karena nilai nominalnya terlalu besar bagi investor perorangan, dan termasuk dalam kategori investasi yang sangat aman sehingga imbal hasil dari surat berharga komersial ini juga rendah.

Itulah penjelasan tentang pasar uang, semoga artikel ini bisa membantu kamu dalam memahami pasar uang beserta instrumen investasinya.

    Pertanyaan seputan pasar uang

  • Pemegang otoritas tertinggi dalam pasar uang adalah Bank sentral dalam hal ini di negara Indonesia yakni Bank Indonesia (BI).

  • Di pasar uang terdiri dari beberapa elemen (pelaku pasar), seperti bank-bank komersial, perusahaan swasta, perusahaan pemerintah, brokers dan dealer, pemerintah, money market mutual funds, serta future market exchange.

Email: [email protected]

Posting Komentar

Berikan komentar terbaikmu!




© 2015 - rizensia| All rights reserved.
Sahabat Investasi Kamu!
Dukung!